
Kapanlagi.com - Kunto Aji Wibisono atau populer dengan nama Aji Idol mengaku masih harus berjuang keras agar eksistensi dirinya di dunia musik Indonesia bisa terus bertahan. Apalagi selepas kontraknya dengan Idol nanti selesai, ia harus mulai mempersiapkan.
"Justru perjuanganku baru dimulai gimana caranya lepas dari Idol, dan bisa terus eksis di blantika musik Indonesia," ungkapnya saat ditemui di acara buka bersama Indovision di Taman Ria, Senayan, Jakarta Selatan, Senin, (15/9).
Menghadapi hal itu Aji berusaha menjalin hubungan dengan para musisi dan label rekaman. Selain untuk memperluas jaringan juga untuk mendapatkan ilmu dari para senior, yang tentu lebih banyak pengalaman.
"Aku lebih banyak bergaul ama musisi, dan minta ilmunya dari mereka," tambahnya.
Aji merupakan finalis keempat Indonesia Idol Musim Kelima (2008). Dengan posisinya ini, ia harus selalu sadar untuk mencari celah terobosan untuk bertahan eksis. Apalagi kebijakan Indonesia Idol saat ini berbeda dengan yang sebelumnya.
"Sekarang tidak ada album kompilasi untuk finalis Idol, jadinya dibikin album juara satu doang," terang Aji.
Akibatnya Aji mengaku harus proaktif dan kreatif, salah satunya dengan mencipta lagu sendiri serta dinyanyikan sendiri. Rencananya lagu-lagu itu akan ditawarkan pada label-label rekaman yang bersedia menerima lagunya. Hingga saat ini menurutnya, sudah memiliki tiga lagu yang sudah matang dan sudah mulai dikirim ke beberapa label rekaman.
"Sekarang udah tiga lalu yang matang, aku juga sudah mulai kirim lagu-lagu ke record label, apalagi udah punya link sapa tau jadi mudah," pungkas pria kelahiran Yogyakarta, 28 Agustus 1989 itu. (kpl/buj/dar)
"Justru perjuanganku baru dimulai gimana caranya lepas dari Idol, dan bisa terus eksis di blantika musik Indonesia," ungkapnya saat ditemui di acara buka bersama Indovision di Taman Ria, Senayan, Jakarta Selatan, Senin, (15/9).
Menghadapi hal itu Aji berusaha menjalin hubungan dengan para musisi dan label rekaman. Selain untuk memperluas jaringan juga untuk mendapatkan ilmu dari para senior, yang tentu lebih banyak pengalaman.
"Aku lebih banyak bergaul ama musisi, dan minta ilmunya dari mereka," tambahnya.
Aji merupakan finalis keempat Indonesia Idol Musim Kelima (2008). Dengan posisinya ini, ia harus selalu sadar untuk mencari celah terobosan untuk bertahan eksis. Apalagi kebijakan Indonesia Idol saat ini berbeda dengan yang sebelumnya.
"Sekarang tidak ada album kompilasi untuk finalis Idol, jadinya dibikin album juara satu doang," terang Aji.
Akibatnya Aji mengaku harus proaktif dan kreatif, salah satunya dengan mencipta lagu sendiri serta dinyanyikan sendiri. Rencananya lagu-lagu itu akan ditawarkan pada label-label rekaman yang bersedia menerima lagunya. Hingga saat ini menurutnya, sudah memiliki tiga lagu yang sudah matang dan sudah mulai dikirim ke beberapa label rekaman.
"Sekarang udah tiga lalu yang matang, aku juga sudah mulai kirim lagu-lagu ke record label, apalagi udah punya link sapa tau jadi mudah," pungkas pria kelahiran Yogyakarta, 28 Agustus 1989 itu. (kpl/buj/dar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar